Laman

Senin, 13 Mei 2013

Silogisme Kategorial

       Silogisme Kategorial merupakan silogisme yang memiliki semua proposisinya merupakan katagorial dari proposisi . Proposisi yang mendukung sebuah silogisme disebut dengan premis yang ada saat ini dapat dibedakan menjadi dua yaitu dengan premis mayor (premis yang termnya menjadi predikat), dan premis minor (premis yang termnya menjadi subjek). Yang menghubungkan diantara kedua premis tersebut adalah term penengah (middle term). 

         Secara khusus silogisme kategorial dapat dibatasi sebagai suatu argumen deduktif yang mengandung suatu rangkaian yang terdiri dari tiga (dan hanya tiga) proposisi kategorial yang disusun sedemikian rupa sehingga ada tiga term yang muncul dalam rangkaian pernyataan itu. Term predikat dari konklusi adalah term mayor dari seluruh silogime itu. Sedangkan subyek dari konklusi disebut term minor dari silogisme, sementara term yang muncul dalam kedua premis dan tidak muncul dalam kesimpulan disebut term tengah. 

Contoh : 

Semua binatang mamalia melahirkan dan menyusui anaknya. Sapi termasuk binatang mamalia. Jadi, Sapi binatang yang melahirkan dan menyusui anaknya. 

Silogisme Kategorial : Silogisme yang terjadi dari tiga dan hanya tiga proposisi. 

1. Premis umum        : Premis Mayor 
2. Premis khusus       : Premis Minor 
3. Premis simpulan   : Premis Kesimpulan

Dalam simpulan terdapat subjek dan predikat. Subjek simpulan disebut term mayor, dan predikat simpulan disebut term minor. 

Aturan umum dalam silogisme kategorial sebagai berikut: 

1. Silogisme harus terdiri atas tiga term yaitu : term mayor, term minor, term penengah. 
2. Silogisme terdiri atas tiga proposisi yaitu premis mayor, premis minor, dan kesimpulan. 
3. Dua premis yang negatif tidak dapat menghasilkan simpulan. 
4. Bila salah satu premisnya negatif, simpulan pasti negatif. 
5. Dari premis yang positif, akan dihasilkan simpulan yang positif. 
6. Dari dua premis yang khusus tidak dapat ditarik satu simpulan. 
7. Bila premisnya khusus, simpulan akan bersifat khusus. Dari premis mayor khusus dan premis minor negatif tidak dapat ditarik satu simpulan. 

Contoh silogisme Kategorial: 

Premis Mayor  : Semua kendaraan bermotor membutuhkan bahan bakar.
Premis Minor   : Mobil merupakan kendaraan bermotor.
Kesimpulan      : Mobil membutuhkan bahan bakar.

Premis Mayor   : Tidak ada mahluk hidup yang bertahan tanpa makan.
Premis Minor    : Ayam adalah makhul hidup
Kesimpulan       : Ayam tidak bertahan tanpa makan. 

Premis Mayor : Semua mahasiswa gunadarma memiliki npm.
Premis Minor  : Findy tidak memiliki npm.
Kesimpulan      : Findy bukan mahasiswa mahasiswa gunadarma. 

Kaidah-kaidah Silogisme Kategorial 

1. Apabila dalam satu premis partikular, kesimpulan harus partikular juga, seperti: 

Premis Mayor  :  Semua yang halal dimakan menyehatkan 
Premis Minor   :  Sebagian makanan tidak menyehatkan, 
Kesimpulan      :  Jadi Sebagian makanan tidak halal dimakan 
(Kesimpulan tidak boleh: Semua makanan tidak halaldimakan). 

2. Apabila salah satu premis negatif, kesimpulan harus negatif juga, seperti: 

Premis Mayor  :  Semua penjahat tidak disenangi. 
Premis Minor   :  Sebagian kerabat adalah penjahat, jadi 
Kesimpulan      :  Sebagian kerabat tidak disenangi. 
(Kesimpulan tidak boleh: Sebagian pejabat disenangi) 

Dari dua premis yang sama-sama partikular tidak sah diambil kesimpulan,seperti:

Premis Mayor  : Beberapa pemimpin negeri tidak jujur. 
Premis Minor   : Banyak Artis adalah pemimpin negeri.
Kesimpulan      : Banyak Artis tidak jujur. 

3. Dari dua premis yang sama-sama negatif, tidak mendapat kesimpulan apa pun, karena tidak ada mata rantainya hubungkan kedua proposisi premisnya. Kesimpul diambil bila sedikitnya salah satu premisnya positif. Kesimpulan yang ditarik dari dua premis negatif adalah tidak sah. 

Premis Mayor  : Kerbau bukan Kelelawar. 
Premis Minor   : Kucing bukan Kelelawar. 
.….. (Tidak ada kesimpulan) 

Premis Mayor  : Tidak satu pun drama yang baik mudah dipertunjukkan 
Premis Minor   : Tidak satu pun drama Shakespeare mudah dipertunjukkan
Kesimpulan      :  Semua drama Shakespeare adalah baik. (Kesimpulan tidak sah) 

4. Paling tidak salah satu dari term penengah haru: (mencakup). Dari dua premis yang term penengahnya tidak term menghasilkan kesimpulan yang salah, seperti: 

Premis Mayor   :  Semua ikan berdarah dingin. 
Premis Minor    : Binatang ini berdarah dingin 
Kesimpulan       : Binatang ini adalah ikan. 
(Padahal binatang melata juga berdarah dingin) 

5. Term-predikat dalam kesimpulan harus konsisten dengan term predikat yang ada pada premisnya. Bila tidak, kesimpulan menjadi salah, seperti 

Premis Mayor   : Kucing adalah binatang. 
Premis Minor    : Kukang bukan kucing. 
Kesimpulan       : Kukang bukan binatang. 
(‘Binatang’ pada konklusi merupakan term negatif sedang-kan pada premis adalah positif) 

6. Term penengah harus bermakna sama, baik dalam premis mayor maupun premis minor. Bila term penengah bermakna maka kesimpulan menjadi lain, seperti: 

Premis Mayor   : Bulan itu bersinar di langit. 
Premis Minor    : Februari adalah bulan. 
Kesimpulan        : Februari bersinar di langit. 
(Bulan pada premis minor adalah nama dari ukuran waktu yang panjangnya 31 hari, sedangkan pada premis mayorberarti planet yang mengelilingi bumi). 

7. Silogisme harus terdiri tiga term, yaitu term subjek, predikat, dan term menengah ( middle term ), begitu juga jika terdiri dari dua atau lebih dari tiga term tidak bisa diturunkan konklusinya. 

Premis Mayor   : Semua binatang mamalia melahirkan dan menyusui anaknya.
Premis Minor    : Sapi termasuk binatang mamalia.
Kesimpulan        Sapi binatang yang melahirkan dan menyusui anaknya. 

Senin, 08 April 2013

Penulisan Ilmiah

BAB I 
PENDAHULUAN 

1.1 Latar Belakang 

Dizaman globalisasi saat ini, pesatnya perkembangan ilmu teknolongi informasi sangat berpengaruh dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat modern ini. Dunia pendidikan, pemerintahan, bisnis dan usaha, sampai kesehatan dan kebutuhan harian masyarakat selalu membutuhkan keberadaan informasi. kebutuhan yang berbasis teknologi informasi berkembang sejalan dengan laju pertumbuhan penggunaan internet. Dalam program kali ini ditekankan dalam bidang pemberian informasi untuk pengamanan pada perserta pendidikan khususnya untuk anak didik tingkat SD. 


Munculnya teknologi berbasis web service memberikan pandangan baru dalam pengimplementasian fleksibilitas akses dan pencarian informasi yang terdapat pada website yang beredar luas. Oleh karena itu, website tersebut adalah salah satu wadah yang digunakan untuk mempermudah pengguna untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan yang ada di dalam website. 

Seiring berkembangnya teknologi khususnya pengembangan media maya, banyak panduan yang diinformasikan kepada user dengan menginformasikan kepada sekitar dengan media website. Menjadi alasan mengapa dibutuhkannya website yang berisi informasi mendetail tentang sekolah, khususnya sekolah tingkat SD. Pada umumnya pemilihan sekolah pada tingkat SD dapat memberi pengaruh besar terhadap kesuksesan akademik anak. Untuk itu mungkin selaku orang tua yang memiliki anak yang baru akan memasuki pendidikan ditingkat SD dan ingin agar anaknya dapat mendapatkan sekolah yang terbaik, dibutuhkan situs website yang dapat menginformasikan sekolah tingkat SD yang lengkap dan mendetail mulai dari letak sekolah, foto atau gambar sekolah, fasilitas sekolah, dan periode atau prosedur pendaftaran sekolah. 

1.2 Ruang Lingkup 

Pada penulisan ini ruang lingkup hanya dibatasi hanya pada sekolah tingkat SD dan penulis membatasi batasan wilayah yang hanya disediakan untuk wilayah DKI Jakarta bagian Timur. 

1.3 Pembatasan Masalah 

Untuk memperjelas dan untuk lebih memudahkan user dalam melakukan atau menggunakan pencarian informasi dengan website ini maka penulis melakukan pembatasan masalah : 

1. Bagaimana pemanfaatan webisite tersebut dalam pencarian informasi sekolah wilayah DKI 

2. Bagaimana informasi yang didapat memudahkan pengguna untuk mengetahui data yang ada di dalam sekolah. 

3. Bagaimana infornasi yang di dapat dari website tersebut akurat dengan data yang terdapat di dalam sekolah aslinya. 

1.4 Tujuan Penulisan 

Adapun tujuan penulisan ilmiah ini adalah membuat situs website yang memberikan informasi tentang sekolah tingkat SD secara detail di Kecamatan Makasar Jakarta Timur . Situs ini dirancang dan memiliki tujuan untuk memudahkan pengunjungnya mendapatkan informasi mengenai informasi lengkap sekolah tingkat SD yang terletak pada kecamatan Makasar Jakarta Timur. Informasi yang ditampilkan pada website ini yaitu : 

1. Nama sekolah, alamat, nomor telepon,fasilitas dan foto. 

2. Informasi Pendaftaran dan Prosedur Pendaftaran 

1.5 Metode Penelitian 

Metode penelitian yang digunakan untuk penulisan ini adalah dengan mengumpulkan data-data dengan melakukan research . Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode sebagai berikut: 

a) Studi Lapangan 

Yaitu metode pengumpulan data yang berhubungan dengan pencarian informasi dari lapangan. 

b) Penulisan ini membutuhkan perangkat keras dan perangkat lunak. 

Adapun perangkat keras yang dibutuhkan sebagai berikut: 

1. TOSHIBA NB250 

2. Modem ZXV11/W450 

3. Nikon D3100 

Adapun perangkat lunak yang dibutuhkan sebagai berikut: 

1. Adobe Dreamweaver. 

2. Xampp. 

3. PHP & MySQL 

4. Windows xp, Seven. 

1.6 Sistematik penulisan 


Penulisan ilmiah ini terdiri dari empat bab. agar dengan mudah dipahami isi dari masing-masing bab , akan dibuat sistematik penulisan sebagai berikut: 

BAB 1 Pendahuluan 

Merupakan bab yang membahas , menguraikan secara singkat mengenai alasan penulisan memilih topik dan penjelasan singkat tentang latar belakang, ruang lingkup , tuuan penulisan dan metode penelitian yang digunakan serta sistematik penulisan. 

BAB II Tinjauan Pustaka. 

Menguraikan teori2 yang dipakai sebagai acuan dalam penulisan ini . Teori tersebut ialah teori2 yang berhubungan dengan keuntungan console di linux. 

BAB III Analisa dan pembahasan 

Menjelaskan proses pembuatan sebuah aplikasi dari tahap awal sampai akhir pembuatn serta kegunaan aplikasi. 

Bab IV Penutup 

Mengemukakan tentang kesimpulan dan saran dari penulisan ilmiah ini. 


BAB II 
LANDASAN TEORI 

2.1 PHP & MySQL 

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yangmultithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratisdibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL. 

MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basisdata relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL(General Public License). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata yang telah ada sebelumnya; SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian basisdata, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. 

Kehandalan suatu sistem basisdata (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja pengoptimasi-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL yang dibuat oleh pengguna maupun program-program aplikasi yang memanfaatkannya. Sebagai peladen basis data, MySQL mendukung operasi basisdata transaksional maupun operasi basisdata non-transaksional. Pada modus operasi non-transaksional, MySQL dapat dikatakan unggul dalam hal unjuk kerja dibandingkan perangkat lunak peladen basisdata kompetitor lainnya. Namun demikian pada modus non-transaksional tidak ada jaminan atas reliabilitas terhadap data yang tersimpan, karenanya modus non-transaksional hanya cocok untuk jenis aplikasi yang tidak membutuhkan reliabilitas data seperti aplikasi blogging berbasis web (wordpress), CMS, dan sejenisnya. Untuk kebutuhan sistem yang ditujukan untuk bisnis sangat disarankan untuk menggunakan modus basisdata transaksional, hanya saja sebagai konsekuensinya unjuk kerja MySQL pada modus transaksional tidak secepat unjuk kerja pada modus non-transaksional. 

2.2 DreamWeaver. 

Adobe Dreamweaver merupakan program penyunting halaman web keluaran Adobe Systems yang dulu dikenal sebagai Macromedia Dreamweaver keluaran Macromedia. Program ini banyak digunakan oleh pengembang web karena fitur-fiturnya yang menarik dan kemudahan penggunaannya. Versi terakhir Macromedia Dreamweaver sebelum Macromedia dibeli oleh Adobe Systems yaitu versi 8. Versi terakhir Dreamweaver keluaran Adobe Systems adalah versi 12 yang ada dalam Adobe Creative Suite 6 (sering disingkat Adobe CS6). 

Adobe Dreamweaver adalah aplikasi desain dan pengembangan web yang menyediakan editor WYSIWYG visual (bahasa sehari-hari yang disebut sebagai Design view) dan kode editor dengan fitur standar seperti syntax highlighting, code completion, dan code collapsing serta fitur lebih canggih seperti real-time syntax checking dan code introspection untuk menghasilkan petunjuk kode untuk membantu pengguna dalam menulis kode. Tata letak tampilan Design memfasilitasi desain cepat dan pembuatan kode seperti memungkinkan pengguna dengan cepat membuat tata letak dan manipulasi elemen HTML. Dreamweaver memiliki fitur browser yang terintegrasi untuk melihat halaman web yang dikembangkan di jendela pratinjau program sendiri agar konten memungkinkan untuk terbuka di web browser yang telah terinstall. Aplikasi ini menyediakan transfer dan fitur sinkronisasi, kemampuan untuk mencari dan mengganti baris teks atau kode untuk mencari kata atau kalimat biasa di seluruh situs, dan templating feature yang memungkinkan untuk berbagi satu sumber kode atau memperbarui tata letak di seluruh situs tanpa server side includes atau scripting. Behavior Panel juga memungkinkan penggunaan JavaScript dasar tanpa pengetahuan coding, dan integrasi dengan Adobe Spry Ajax framework menawarkan akses mudah ke konten yang dibuat secara dinamis dan interface. 


BAB III
HASIL DAN HASIL PENELITIAN

3.1 Pembahasan Masalah 

Perkembangan teknologi yang saat ini berkembang sangat pesat dalam masyarakat adalah teknologi informasi. Hampir semua orang sependapat bahwa teknologi informasi telah, sedang dan akan merubah kehidupan umat manusia dengan menjanjikan cara kerja dan cara hidup yang lebih efektif, lebih bermanfaat, dan lebih kreatif. Sebagaimana dua sisi, baik dan buruk, teknologi informasi juga memiliki hal yang demikian. Sebagai teknologi, kedua sisi tersebut keberadaanya sangat tergantung pada pemakainya. 


3.2 Hasil Penelitian 

Hasil penelitian yang dirasakan oleh penulis dalam membuat website informasi sekolah di wilayah jakarta timur adalah hampir semua sekolah yang dikunjungi oleh penulis berminat untuk mempublikasikan sekolah mereka kedalam dunia maya,agar supaya sekolah mereka bisa mendapatkan tempat yang baik dimata masyarakat dengan menunjukan keunggulan keunggulan sekolah mereka ke internet. 

Pihak sekolah juga menginginkan penulis untuk mencantumkan informasi selengkap mungkin tentang sekolah mereka mulai dari nama sekolah,nomor induk sekolah ,alamat sekolah,nomor telepon bahkan sampai foto dan fasilitas yang terdapat disekolah tersebut. 

Dalam hal ini penulis dikatakan berhasil dalam membuat dan merancang sebuah sistem yang berbasis informasi yang berada di dunia maya dengan memasukan informasi sekolah dengan lengkap dan akurat,serta mempersatukan seluruh sekolah didalam suatu wadah yang menjadi alternatif pilihan warga yang ingin memasukan anak mereka kejenjang sekolah dasar di wilayah jakarta timur. 


BAB IV 
PENUTUP 

4.1 Kesimpulan

Hasil dari kesimpulan pembuatan website informasi sekolah diwilayah jakarta timur , diperoleh beberapa kesimpulan yaitu diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Mempermudah user yang membutuhkan informasi sekolah yang terdekat dengan wilayah tinggal user.
2. Informasi yang ditampilkan lengkap dan akurat,diiringi dengan visualisasi melalui foto. 
3. Dan website ini bisa melakukan self maintance dan mudah untuk diakses. 

4.2 Saran

Beberapa saran yang dapat diberikan untuk penulisan ilmiah ini ke depannya ialah sebagai berikut : 

1. Website ini dapat dikembangkan kembali,tidak hanya untuk wilayah DKI-Jakarta bagian timur,tapi bisa untuk barat,selatan,utara dan pusat. Bahkan bisa dikembangkan untuk menampung sekolah diseluruh penjuru negeri. 

2. Tampilan dari Website yang masih terlihat kaku bisa dikembangkan dengan desain yang lebih bervariasi dan lebih hidup. 

3. Website ini masih banyak kekurangan , diharapkan aplikasi ini nantinya akan terus diperbaiki dan dikembangkan menjadi aplikasi yang lebih baik dan bermutu. 


Sumber : Penulisan Ilmiah Penulis (Anggi Purnama A Y)