Laman

Senin, 26 November 2012

Hei jangan Malas!

Seperti itu yang mungkin kita bisa katakan pada diri sendiri, mungkin menyemangati diri sendiri adalah hal yang terbaik untuk kita.”Mengapa harus disemangati ? “ 

“ Saya punya cerita! ” 

          Seperti yang kita ketahui rasa malas sering sekali menghantui kita semua, bahkan kita bisa merasa malas terhadap suatu aktifitas yang wajib kita kerjakan atau aktifitas yang sudah ter-schedule, disini saya akan bercerita sedikit mengenai rasa malas dan semangat untuk lepas dari rasa malas itu sendiri. 

       Menurut saya malas itu terjadi karena adanya rasa jenuh kita terhadap sesuatu,kita biasa menganggap hal yang tersebut bisa ditunda dan menganggap hal tersebut adalah sangat membosankan dan tidak menyenangkan sama sekali sehingga sangat berat untuk menjalaninya, atau malas juga bisa timbul karena penumpukan tugas/pekerjaan yang tidak terselesaikan. Layaknya “penyakit kambuhan” malas bisa timbul kapanpun pada diri kita. Ini bisa membuat kita menjadi orang yang “Ngaret”. Semua tidak dilakukan tepat pada waktunya. 

        Misalkan tipe seorang mahasiswa yang sengaja menunda untuk berangkat kuliah atau menunda untuk mengerjakan tugas kuliah , sengaja menunda seperti ini yang biasa saya temui dalam keseharian saya, dan ini merupakan pembiasaan diri pada “keterpurukan”, sehingga membuat kita terlambat untuk memulai aktifitas dan biasanya keterlambatan ini mengakibatkan tidak efisiennya kita saat beraktifitas selanjutnya. “Sangat kasihan menurut saya tipe orang yang seperti ini, What a poor of you!” “Mengapa kasihan?” karena ketika seluruh tugas mereka tunda,itu akan membuat seluruh tugas harus mereka kerjakan dalam waktu berdekatan,itu pasti akan membuat mereka tertekan atau stress, dan sangatlah tidak mudah untuk mengerjakan semua dalam waktu bersamaan dalam kondisi yang tertekan untuk mencapai hasil yang optimal. 

“lalu bagaimana untuk menghilangkan rasa malas yang merugikan itu?” 

      Menurut saya, rasa malas tidak bisa untuk dihilangkan ,yang mungkin untuk kita lakukan hanya mencegah hingga rasa malas itu muncul. karena sejujurnya saya juga sering didatangi rasa malas ,namun saya bukanlah tipe orang yang bisa melakukan tugas secara bersamaan,saya mencoba untuk melakukan seluruh aktifitas yang ada dengan lebih awal, lebih cepat dan tidak terlalu banyak mengulur waktu. Saya selalu merasa Sebaiknya kata “Malas” itu kita semangati dalam benak kita menjadi “Malas kalau waktunya sempit atau mepet” itu akan membuat kita mengerjakan sesuatunya dengan cepat dan jauh lebih efektif, saya selalu memotivasi diri saya sendiri untuk melakukan hal itu dengan mengatakan “Lakukan apa yang bisa kita lakukan dalam waktu yang ada sebelum waktu yang ditentukan”. 

Jika saya memiliki tugas kuliah atau tugas apapun, saya berusaha mencoba untuk mengerjakannya sebelum rasa malas datang dan membuat semuanya terbengkalai “Kalau bisa dilakukan sekarang,kenapa tidak?” 

         Sesungguhnya jika kita melakukan penyemangatan pribadi seperti diatas,manfaat akan kita rasakan sendirinya. disaat orang lain mulai sibuk dan tertekan dengan tugas mereka yang mepet dengan deadlinenya , kita yang sudah memulainya sejak jauh hari tidaklah harus panik atau stress. kita bisa lebih santai dan tidak terlalu ambil pusing. Kita yang memulainya lebih dahulu pun berpeluang besar untuk menyelesaikan tugas-tugas kita dengan hasil yang optimal karena waktu yang tersedia untuk kita lebih banyak ketimbang orang yang selalu menunda-nunda tugasnya. 

“So, jadilah orang yang membiasakan untuk melarikan diri dari rasa malas sebelum rasa malas itu tiba!!” Semoga hal yang saya ceritakan diatas bisa membuat kita menjadi orang yang lebih menghargai dan pintar dalam memanfaatkan waktu. 


~TERIMA KASIH~

0 komentar:

Posting Komentar