Laman

Senin, 02 Desember 2013

Contoh Penggunaan VPN pada apikasi Messenger dalam Telematika

      Mengacu pada perkembangan teknologi informasi dalam bidang komunikasi yang kita kenal sebagai bidang telematika, banyak bermunculan aplikasi yang memberikan akses komunikasi dengan berbagai fitur, kali ini saya akan membahas tentang VPN dalam suatu jaringan komunikasi. Pada era gadget super canggih di beberapa tahun belakangan ini banyak sekali bermunculan aplikasi messenger yang dapat digunakan oleh pengguna gadget tersebut. Aplikasi messenger ini berfungsi untuk memudahkan pengguna dalam berkomunikasi atau bertukar informasi dengan seseorang yang jauh tanpa terbatas jarak melalui media komunikasi online. Kita bisa sebutkan beberapa contoh messenger yang sudah tidak asing lagi bagi kita untuk digunakan, seperti : Whatsapp atau line dan masih banyak lagi.

      Lalu apa hubungannya telematika,jaringan,messenger dan VPN. Biar saya jelaskan sedikit terlebih dahulu, telematika adalah sebuah teknologi yang bisa menghubungkan seseorang dengan yang lain untuk saling bertukar informasi , lalu untuk merasakan teknologi telematika kita bisa menggunakan jaringan terluas yaitu jaringan internet, sehingga tidak akan ada batasnya jarak jika kita ingin saling bertukar informasi , dan messenger adalah sebuah aplikasi yang merupakan contoh teknologi telematika yang menggunakan jaringan internet. Lalu sekarang apa kaitannya dengan VPN? VPN adalah singkatan Virtual Private Network, yaitu sebuah koneksi private melalui jaringan publik atau internet, virtual network berarti jaringan yang terjadi hanya bersifat virtual.. Private yaitu jaringan yang terbentuk bersifat private dimana tidak semua orang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan terenkripsi sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan publik. Jika menggunakan VPN kita seolah-olah membuat jaringan didalam jaringan atau biasa disebut tunnel.

        Apa kaitan VPN dengan telematika dan applikasi messenger, seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya mengenai telematika dan aplikasi messenger , VPN dapat mengakses berbagai macam server dari berbagai macam portal jaringan. Dalam aplikasi messenger LINE masing masing negara memiliki server yang menghadirkan perbedaan manajemen. dengan VPN kita dapat mengakses server sesuai yang kita inginkan walaupun bukan dalam wilayah otoriternya. Sebagai contoh dalam LINE yang membedakan suatu negara dengan negara lainnya adalah stickernya, setiap negara memiliki event yang berbeda beda. Dan dengan VPN kita bisa memanfaatkan perbedaan tersebut untuk mendownload sticker dari berbagai negara. Lalu caranya? Mudah, carannya sebagai berikut

1. Pastinya anda memiliki gadget yang sudah terinstall aplikasi messeger LINE

2. Download dan install tiger vpn dari app store.

3. Buka aplikasi tiger vpn dan pilih server negara yang ingin kita gunakan.

4. Buka aplikasi LINE dan lihat pada option setting,apakah kita telah mendaftarkan email atau belum, jika belum segera daftarkan email anda. Dan jika sudah mendaftarkan jangan mengkonfirmasi dengan nomor telepon,itu akan membuat wilayah asal kita terlihat oleh server melalui kode (+62) yaitu Indonesia.

5. Jika sudah terlanjur mendaftar, anda bisa hilangkan nomor telepon anda dengan, melakukan clear data pada pengaturan applikasi terutapa pada aplikasi LINE

6. Jika sudah , buka tiger vpn dan nyalakan VPN sesuai negara yang kita inginkan

7. Setelah itu masuk kembali ke aplikasi LINE, sekarang kita sudah mengkases server dari negara lain, untuk mengecek berhasil atau tidaknya silahkan anda buka menu sticker shop,buka pada bagian free nya, jika berubah tandanya anda telah berhasil

8. Anda bisa mendownload free sticker dari negara lain tanpa takut tidak bisa berkomunikasi dengan orang disekitar anda.

9. Dengan demikian anda bisa memperbanyak koleksi sticker anda dari berbagai negara.

Setidaknya berikut adalah gambaran penggunaan VPN pada aplikasi messenger dalam telematika. Semoga bermanfaat~

Kamis, 14 November 2013

Manajemen data telematika

      Manajemen Data Telematika adalah pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Jadi, Manajemen data telematika merupakan prosedur yang menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika. 

Manajemen data telematika sisi Client & Server

         Dalam perwujudan data dalam sebuah komunikasi, terutama komunikasi dalam sebuah jaringan internet yang kita kenal dengan telematika. Tentunya memiliki manajemen data yang dapat mengatur jalannya komunikasi. Dalam telematika terdapat dua sisi manajemen data,yaitu manajemen data sisi klien dan manajemen data sisi server. Manajeman Data Sisi Client adalah dimana pemrosesan dan pengolahan data terjadi pada sisi klien, dalam hal ini contohnya adalah user, dan nantinya data tersebut dapat dikirimkan ke server, atau disinkronisasikan dengan server. Sedangkan Manajemen Data Sisi Server adalah dimana pemrosesan dan pengolahan terjadi pada sisi server, baik data itu dikirim dari klien, maupun mengolah data yang telah ada di server itu sendiri.

   Untuk melaksanakan tugasnya client server diaplikasikan pada aplikasi utama( mainframe) yang sangat besar untuk membagi beban proses loading antara client dan server. Dalam perkembangannya, client server dikembangkan oleh dominasi perusahaan-perusahaan software yaitu Baan, Informix, Microsoft, Novell, Oracle, SAP, PeopleSoft, Sun, dan Sybase. Sedangkan client merupakan satuan kecil unit dari komputer yang tersebar yang masuk kedalam jaringan dan terhubung dengan server

        Awalnya pengertian client server adalah sebuah system yang saling berhunungan dalam sebuah jaringan yang memiliki dua komponen utama yang satu berfungsi sebagai client dan satunya lagi sebagai server atau biasa disebut 2-Tier. Definisi lain dari client server adalah pembagian kerja antara server dan client yg mengakses server dalam suatu jaringan. Jadi arsitektur client-server adalah desain sebuah aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika mengakses server dalam suatu jaringan.

     Dalam menampung data client yang banyak dan tersebar, server tentu diberikan keluasan tempan penyimpanan yang besar, itu berguna untuk menampung data dan akses yang dilakukan oleh pada client. Itu sebabnya dibutuhkan sebuah database server dalam sebuah jaringan. 

Database Server

        Database server adalah program komputer yang menyediakan layanan data lainnya ke komputer atau program komputer, seperti yang ditetapkan oleh model klien-server. Istilah ini juga merujuk kepada sebuah komputer yang didedikasikan untuk menjalankan program server database. Database sistem manajemen database yang sering menyediakan fungsi server, dan beberapa DBMSs (misalnya, MySQL) secara eksklusif bergantung pada model klien-server untuk akses data.

Model-Model Database

       Database Management System (DBMS) atau sistem manajemen database dibagi menjadi lima model. Model yang lebih lama diperkenalkan pada tahun 1960-an,yang bersifat hierarkis dan jaringan. Model yang lebih baru bersifat relasional, berorientasi objek, dan multidimensional.

1. Database Hierarkis : Pada database Hierarkis, field atau record diatur dalam kelompok-kelompok yang berhubungan, menyerupai diagram pohon, dengan record child (level lebih rendah) berada di bawah record parent (level yang lebih tinggi). 

2. Database Jaringan : Konsep database jaringan mirip dengan database hierarkis tetapi setiap record child dapat memiliki lebih dari satu record parent. Selanjutnya setiap record child dapat dimiliki oleh lebih dari satu record parent. 
Database Relasional

3. Database Relasional : bekerja dengan menghubungkan data pada file-file yang berbeda dengan menggunakan sebuah kunci atau elemen data yang umum. Pengguna tidak boleh mengetahui lokasi fisik sebuah record untuk mendapatkan kembali datanya.

4. Database Berorientasi Objek : Model ini menggunakan objek sebagai perangkat lunak yang ditulis dalam potongan kecil yang dapat digunakan kembali sebagai elemen dalam file database. Database berorientasi objek adalah sebuah database multimedia yang bisa menyimpan lebih banyak tipe data dibanding database relasional. 

5. Database Multidimensial : memodelkan data sebagai fakta, dimensi, atau numerik untuk menganalisis data dalam jumlah besar, tujuannya adalah untuk mengambil keputusan. 

sumber: